admin@haafa.my.id

Emulator Aplikasi Android Ringan di PC


Emulator Aplikasi Android Ringan di PC

Emulator Aplikasi Android Ringan di PC

Emulator Aplikasi Android Ringan di PC

Emulator aplikasi android ringan di pc. Sudahkah Anda mengganti ponsel cerdas Anda tahun ini? Atau smartphone lama mulai crash dan tidak bisa digunakan lagi? jika Anda masih memiliki PC atau laptop, Anda dapat menggunakannya untuk menjalankan aplikasi/game Android favorit Anda melalui berbagai emulator yang akan kita bahas nanti. Tanpa kehilangan rasa hormat untuk PC atau laptop kentang Anda, kami telah memberi Anda daftar emulator yang masih layak dan ringan. Tidak perlu menunggu lebih lama lagi, lihat di bawah ini:

1. LD Player

Ditujukan untuk mereka yang suka bermain game Android, LD Player juga merupakan pilihan emulator yang menarik di tahun 2020. Masih mendapatkan dukungan dari pengembang, setiap ada game mobile baru, akan ada pembaruan yang meningkatkan kinerja agar lebih lancar saat bermain permainan. Hal inilah yang menjadikan LD Player sebagai pilihan player sebagai emulator Android yang digunakan di PC/laptop. Selain itu, ada juga dua versi Android 5.1 dan 7.1 yang bisa Anda pilih sesuai dengan spesifikasi PC/laptop Anda masing-masing.

2. Android-x86

Sebagai emulator Android, Android-x86 berfungsi dengan baik di PC dan laptop Anda mengingat ini adalah OS berbasis Android yang berjalan langsung di PC atau laptop Anda. Dengan cara ini, operasi sistem akan stabil mengingat sumber daya perangkat keras PC/laptop kita bekerja sepenuhnya untuk menjalankan OS Android ini tanpa terganggu oleh sistem lain yang sedang berjalan. Tentunya bagi Anda yang ingin memasang beberapa aplikasi favorit bahkan game mobile “HD” akan ringan dengan Android-x86. Dan yang terpenting, pihak developer tampaknya masih mendukung pengembangan Android-x86 dengan update terbaru mengupdate versi Android ke Pie sehingga masih layak digunakan di tahun 2020.

3. Droid4x

Berbeda dengan emulator di atas, Droid4x memiliki fitur emulator yang menawarkan banyak kemudahan di dalamnya. Dimulai dengan menikmati berbagai aplikasi dan game Android favorit untuk dikustomisasi atau tombol peta untuk mempermudah permainan. Droid4x sendiri memiliki motto sebagai emulator Android yang menawarkan pengalaman lengkap seperti menggunakan Android di smartphone atau tablet. Dan yang paling menarik adalah emulator ini bisa berjalan di spek PC/laptop yang tidak terlalu tinggi dengan pengaturan tweak tentunya jika ingin berjalan maksimal.

4. Bliss OS

Bliss atau lebih dikenal dengan Bliss OS adalah emulator Android yang berbasis sistem operasi. Tidak seperti Android-x86, Bliss akan bekerja dengan baik di perangkat keras PC/laptop Anda. Yang juga menarik adalah penampilan Bliss yang terlihat begitu cantik. Warna hitamnya yang ramping menjadi ciri khas Bliss, sehingga kita yang memakainya pun merasa nyaman selain performanya yang mumpuni. Pengembang pun menyempatkan diri untuk mengembangkan Bliss yang kini tengah diupdate ke versi Android 10 atau versi terbaru dari sistem operasi sejuta umat ini. Pantas saja Bliss masih sangat-sangat layak menjadi rekomendasi emulator Android di tahun 2020.

5. Remix OS

Setelah populer di tahun 2016, Remix OS cukup populer di kalangan penggunanya mengingat tampilan dan performanya yang sangat bagus. Juga, hampir semua aplikasi dan game di Android bekerja dengan baik di emulator berbasis OS ini. Meski sudah tidak lagi dikembangkan oleh developer yakni Jide, Remix OS tetap menjadi salah satu pilihan menarik untuk emulator Android 2020 yang bersahabat dengan mesin PC/laptop yang Anda miliki saat ini.

6. Genymotion

Emulator Android ini menawarkan fitur yang cukup premium. Emulator ini jarang digunakan oleh pengguna yang baru menginstal aplikasi atau bermain game Android. Genymotion bisa dikatakan sebagai emulator yang menjadi “sahabat” para developer atau pengembang aplikasi berbasis Android. Dengan fitur yang ditawarkan mulai dari yang gratis hingga premium dengan layanan emulator berbasis cloud, pengembang aplikasi seluler lebih suka menggunakan emulator ini untuk menjalankan dan menguji aplikasi yang sedang mereka kerjakan. Meski begitu, Genymotion tetap bisa digunakan untuk menginstal aplikasi atau game yang tersedia di Google Playstore. Dan yang terakhir, Genymotion juga tidak membutuhkan resource hardware PC/laptop yang begitu besar, jadi kemungkinan besar emulator ini masih berjalan lancar bahkan di tahun 2020 seperti sekarang ini.

7. Mumu

Bagi yang suka bermain game Android, ini adalah emulator yang tepat. Mumu, emulator Android ini ditujukan untuk pengguna yang suka bermain game. Jika kamu merasa smartphone kamu di tahun 2020 sudah mulai “lag” dan sudah tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan gamingmu, Mumu bisa menjadi alternatif emulator untuk memainkan berbagai game Android populer. Bahkan Ragnarok M Eternal Love merekomendasikan Mumu sebagai salah satu emulator yang memungkinkan kamu menjalankan game dengan lancar. Tapi jangan khawatir, bukan hanya Ragnarok M yang bisa dimainkan di Mumu. Anda bahkan dapat menjelajahi Google Playstore untuk menemukan game Android terbaru dan terpopuler yang dapat Anda unduh.

8. Memu

Mungkin terlihat sedikit mirip dengan nama emulator Android di atas. Meski begitu, emulator Android ini juga menjadi pilihan bagi para mobile gamers yang ingin bermain lama namun smartphone mereka tidak terlalu mumpuni untuk memainkan game-game mobile terbaru. Memasuki tahun 2020, Memu mendapatkan versi terbaru dengan versi Android 7.1 dengan beberapa peningkatan performa tentunya. Sama seperti beberapa emulator Android lainnya, Memu juga menawarkan fitur mapping yang dapat dikustomisasi atau dikonfigurasi sesuai dengan game yang dimainkan, sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi untuk mengonfigurasinya. Selain itu, ada juga banyak dukungan game dengan pemetaan yang secara otomatis menyesuaikan pengaturan Anda. Tentunya ini menjadi pilihan yang menarik untuk sebuah emulator Android mengingat developernya masih aktif mengembangkan bahkan di tahun 2020 ini.

9. Phoenix OS

Mungkin Anda cukup familiar dengan emulator Android ini, berjalan dengan basis sistem operasi, Phoenix OS berjalan dengan lancar bahkan di perangkat PC/laptop spek rendah. Bermain ? Jangan khawatir, sumber daya perangkat keras Anda akan beroperasi penuh untuk OS Android ini, jadi untuk bermain Anda dapat yakin itu baik-baik saja, mungkin ada beberapa pengaturan yang harus di-tweak jika perangkat keras yang Anda miliki jauh di bawah spesifikasi minimum. Namun setidaknya Phoenix OS masih sangat cocok digunakan sebagai emulator Android di tahun 2020 ini, ditambah lagi tampilannya yang bagus dan mendukung mapping yang sudah otomatis disetel untuk berbagai jenis game mobile.

10. Prime OS

Sama seperti Phoenix OS, emulator Android ini juga berfungsi sebagai sistem operasi. Namun yang menarik adalah Prime OS hadir dengan berbagai versi, dari Classic, Standard hingga Mainline, yang memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan spesifikasi hardware yang mereka miliki. Tampilannya tidak terlalu aneh dengan desktop yang biasa Anda gunakan, masih ada menu start di layar Windows yang terlihat familiar. Selain itu, Prime OS masih mampu menjalankan beberapa aplikasi game Android dengan dukungan pemetaan yang juga telah disetel secara otomatis. Tentu saja di tahun 2020 ini, Prime OS masih terlalu layak untuk dijadikan alternatif emulator Android yang bisa kamu gunakan.

11. Bluestack

Jika Anda sudah lama mengenal emulator Android, Anda pasti tahu tentang Bluestacks. Benar sekali, Bluestack sudah dirilis sejak 2014 sebagai emulator yang bisa dibilang “serba”. Yang dimaksud disini adalah Bluestack sudah mampu menjalankan aplikasi dan game Android sejak pertama kali dirilis dan tetap stabil hingga saat ini. Bahkan notifikasi seperti chat masuk pun bisa muncul tanpa membuka emulator. Sejauh ini, Bluestack masih menjadi pilihan menarik yang terus dikembangkan oleh para pengembangnya. Jadi, tidak diragukan lagi di tahun 2020 ini Bluestack masih menjadi salah satu emulator Android yang masih bisa kamu gunakan di PC/laptop kamu, baik itu untuk sekedar menginstall aplikasi favorit atau bermain game.

12. Nox

Bicara soal emulator Android yang ringan dan bisa menjalankan game, masih ada opsi menarik di daftar ini. Benar, Nox adalah pilihan yang menarik sebagai emulator Android yang cukup kuat bahkan berjalan di PC/laptop dengan spesifikasi minimal, atau dikenal sebagai kentang. Banyak mendukung aplikasi dan game yang berjalan di emulator android ini. Selain itu, yang tidak ketinggalan adalah fitur mapping yang tersedia untuk berbagai jenis game Android. Di tahun 2020, developer juga memberikan dukungan untuk emulator ini sehingga tetap diberikan update untuk kenyamanan dan pengalaman pengguna saat menggunakan Nox.

13. Tencent Gaming Buddy/Game Loop

Emulator Android ini begitu menarik dan populer di kalangan gamer khususnya gamer PUBG Mobile. Sesuai dengan namanya, emulator Android ini dirilis oleh Tencent, salah satu raksasa ternama di industri mobile gaming. Awalnya emulator ini dirilis untuk pengguna PC/laptop yang ingin merasakan pengalaman battle royale khususnya PUBG Mobile. Seiring berjalannya waktu, Tenceng Gaming Buddy berkembang dan berkembang menjadi sebuah Game Loop. Tidak berbeda dengan versi sebelumnya, Game Loop mendukung beberapa jenis game mobile populer yang secara otomatis menyesuaikan pemetaan tombol menggunakan keyboard dan mouse. Menariknya lagi, beberapa judul game di TGB/Game Loop mendukung pengaturan hingga 60 fps yang artinya bisa berjalan mulus atau dikenal dengan istilah smooth and smooth. Tentunya tetap disesuaikan dengan konfigurasi masing-masing PC/laptop agar dapat bekerja secara maksimal.

Berikut ini adalah emulator Android terbaik dan teringan untuk PC/laptop tahun 2020. Semoga dapat memberikan referensi bagi yang masih ingin menikmati aplikasi dan game Android favorit namun terkendala oleh perangkat/gadget yang menua dan cenderung tidak terlalu cocok untuk digunakan. menggunakan. Setidaknya dengan beberapa emulator Android di atas, kamu masih bisa menginstall aplikasi chat untuk memainkan game Android di PC/laptop sambil menabung untuk membeli smartphone baru.